oleh

Walikota Cilegon Terjaring OTT KPK

CHANNELBALI, Jakarta | Satu lagi, Kepala Daerah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, dan langsung ditetapkan sebagai tersangka kasus suap, bersama 5 orang tersangka lainnya.

Menurut Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, Sabtu, (23/9)  “KPK meningkatkan status penanganan perkara Walikota Cilegon ke penyidikan serta menetapkan 6 orang sebagai tersangka, “tegasnya

“Saat ini ada 6 orang tersangka, 3 orang diduga penerima suap, yakni Walikota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, dan pihak swasta, Hendry

Dan 3 orang tersangka lainnya, diduga sebagai pemberi suap, yakni Project Manager PT BA Bayu Dwinanto Utama, Dirut PT KIEC Tubagus Donny Sugihmukti, dan Legal Manager PT KIEC Eka Wandoro, disinyalir pemberian suap tersebut bertujuan untuk memuluskan proses perizinan, yaitu rekomendasi amdal, “ungkap Basaria

Ditambahkan Basaria, pihak pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Dan pihak penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, “pungkas Basaria di Gedung KPK.

Channel Terbaru